
Checklist bekisting membantu menyiapkan inspeksi, bukan menggantikan desain dan persetujuan pengawas. Verifikasi geometri, elevasi, tumpuan, kebersihan, bukaan, serta kesiapan elemen yang akan tertutup beton sebelum pengiriman dilepas.
Gunakan gambar yang benar-benar berlaku
Siapkan gambar dengan nomor revisi yang jelas. Tunjukkan zona yang akan dicor dan cocokkan ukuran aktual dengan gambar tersebut. Mengukur dari cetakan denah lama dapat menghasilkan volume keliru walaupun rumus hitungnya benar.
Catat setiap perubahan dan minta keputusan pihak teknis. Artikel ini tidak menentukan jarak penyangga, ketebalan papan atau sambungan bekisting; ketiganya perlu direncanakan terhadap beban serta sistem yang digunakan.
Tiga kelompok pemeriksaan
- Bentuk dan ukuran: dimensi, elevasi, batas zona, lokasi bukaan dan bentuk tepi sesuai dokumen.
- Kesiapan pekerjaan: kebersihan, bagian tertanam, akses penempatan dan perlengkapan yang diperlukan sudah diperiksa.
- Persetujuan: pengawas menyelesaikan temuan, menetapkan status siap cor dan menjelaskan pekerjaan yang belum boleh ditutup.
Foto membantu pencatatan, tetapi foto permukaan tidak membuktikan kapasitas penyangga. Bila ada keraguan tentang deformasi atau kestabilan, selesaikan dengan penanggung jawab sebelum menempatkan beton.
Hubungkan inspeksi dengan jadwal pemasok
Jangan menjadikan kedatangan truk sebagai tekanan untuk menyetujui pekerjaan yang belum siap. Tentukan batas waktu konfirmasi kesiapan dan satu kontak yang dapat memperbarui pemasok. Bila satu zona belum lulus, pelaksana menilai apakah urutan pekerjaan dapat disesuaikan secara aman.
Contoh log temuan
Tulis lokasi, temuan, penanggung jawab, tindakan, bukti pemeriksaan ulang dan status akhirnya. Contoh: “Zona B, posisi bukaan belum sama dengan revisi gambar; menunggu klarifikasi.” Catatan yang spesifik lebih berguna daripada tanda centang “oke” tanpa informasi.
Baca pengaturan jadwal truk dan pengukuran volume. Rujukan koordinasi pra-pengecoran: NRMCA CIP 32.



